Untuk mencapai tujuan pendidikan para leluhur
masyarakat jawa mempunyai konsep pendidikan:
1. Pandangan
idiel tentang perkawinan
Bekal untuk remaja yang akan
berkeluarga:
a. Laki-laki
dan wanita dipercaya oleh Tuhan menjadi perantara lahirnya seorang anak.
b. Persyaratan
perkawinan adalah kesucian, kesusilaan, dan kasih sayang.
2. Konsep
pendidikan anak
a. 5
tahun pertama, perlakukan anak layaknya seorang raja.
b. Umur
10 tahun, dilatih membantu pekerjaan-pekerjaan rumah.
c. Umur
16 tahun keatas, perlakukan layaknya teman.
3. Pendidikan
keutamaan
Inti pendidikan keutamaan adalah
kerendahan hati, ramah tamah, tata krama, tata susila, atau pendidikan sopan
santun.
Dalam kehidupan agar tidak tersesat
perlu berpegang pada 4 upaya
a. Tirulah
segala sesuatu yang baik.
b. Taatilah
yang benar.
c. Ikutilah
yang benar.
d. Pilihlah
apa yang paling bermanfaat.
4. Sikap
hati-hati dan selalu waspada
Setiap tingkah laku dan tutur kata
harus dijaga dan melihat situasi dan kondisi. Dan selalu tanggap dengan keadaan
sekitar. Jangan adigang, adigung,
adiguna.
5. Pendidikan
bagi para prajurit
Sebagai satria harus berhati
tenang, tidak mudah terombang ambing menghadapi musuh.
6. Sikap
terhadap saudara
Harus memiliki hati seluas samudra.
Selalu berpedoman dengan pepatah rukun
agawe santosa, crah agawe bubrah.
7. Hiduplah
prihatin
8. Pendidikan
sosial
9. Kesetiaan,
kebenaran, kejujuran